Home » Pembesar Penis » Inilah 5 Dampak Negatif Vakum Pembesar Penis yang Wajib Diketahui

Inilah 5 Dampak Negatif Vakum Pembesar Penis yang Wajib Diketahui

Vakum Pembesar PenisVakum pembesar penis belakangan ini menjadi populer karena dianggap menjadi solusi bagi para pria yang ingin memperbesar alat vital. Tidak dipungkiri bahwa ada banyak sekali faktor yang dapat berpengaruh terhadap keharmonisan hubungan rumah tangga seseorang. Salah satunya adalah kegiatan hubungan intim suami istri.

Pada dasarnya seks adalah salah satu bentuk komunikasi yang paling intim antara suami dan istri. Dengan alasan tersebut, Anda sebaiknya tidak hanya memperlakukan seks untuk memuaskan nafsu maupun kebutuhan biologis. Untuk mendapatkan kehidupan seksual yang berkualitas, tentu saja Anda harus memiliki kondisi tubuh yang sehat dan bugar.

Bagi para pria, salah satu hal yang penting berkaitan dengan ini  adalah alat vital atau penis. Cukup banyak kasus di mana pria merasa kurang mampu memuaskan pasangan mereka dengan alasan ukuran penis yang kecil atau pendek. Hal ini memang menjadi salah satu faktor yang ikut berpengaruh terhadap performa seks pria. Para pria yang menghadapi masalah ini biasanya akan mencoba berbagai cara untuk mengatasinya.

Salah satu cara yang sering dilakukan adalah dengan menggunakan vakum pembesar penis. Alat tersebut memang diketahui mampu memperbesar alat vital pria. Namun sebelum menggunakannya, Anda harus tahu bahwa ada beberapa dampak negatif yang wajib untuk diketahui terkait penggunaan alat tersebut

Hasil yang Didapat Tidak Permanen

Hal negatif pertama yang sering terjadi karena penggunaan vakum pembesar penis adalah ukuran yang didapatkan tidak permanen. Setelah menggunakan vakum tersebut, penis memang memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan sebelumnya. Namun perlu diketahui bahwa ukuran tersebut tidak permanen atau tidak tetap. Setelah beberapa saat, maka penis akan kembali ke ukuran yang semula. Mengapa bisa terjadi demikian?

Ketika seorang pria menggunakan vakum pembesar penis, penis tersebut pada dasarnya akan ditarik sehingga meregang dan lebih anjang. Selain itu ditambah lagi dengan aliran darah yang mengalir pada penis, hal ini akan membuat penis terlihat lebih besar. Namun setelah kondisi tubuh kembali normal atau ereksi sudah selesai, maka jaringan pada penis juga akan kembali seperti semula. Darah yang menjadi penyebab penis memanjang dan membesar juga akan kembali mengalir dengan normal ke seluruh tubuh. Karena itu penis tidak dapat membesar secara permanen

Alat vital pria adalah jaringan tulang rawan yang mempunyai bentuk tetap atau tidak berubah. Faktor yang membuat penis membesar adalah otot yang membungkus jaringan tulang rawan tersebut di mana di dalam tulang rawan juga terdapat banyak pembuluh darah. Contoh sederhanya adalah jika Anda sering menjewer telinga, maka telinga Anda tidak akan menjadi lebih besar bukan? Jika Anda membandingannya dengan telinga milik orang – orang suku Dayak yang panjang karena anting berat, bagian yang memanjang adalah bagian kulit. Bagian tulang rawan telinga tidak mengalami perubahan apapun. Hal itu juga berlaku pada penis

Kerusakan Jaringan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, prinsip kerja dari vakum pembesar penis adalah meregangkan penis pria. Jadi, alat tersebut memaksa penis lebih memanjang dari ukuran yang seharusnya. Dengan adanya pemaksaan tersebut, jaringan yang ada di dalam penis mungkin saja mengalami kerusakan.

Hal ini tentu sangat berbahaya. Tahukah Anda saat sedang bergairah atau ereksi, penis menjadi bagian tubuh yang paling sensitif? Selain itu penis juga menjadi salah satu titik G-Spot pria. Ketika pasangan menyentuh penis saat tidak ereksi atau ereksi, Anda pasti akan merasakan rangsangan yang hebat serta gairah yang meningkat drastic. Mengapa hal ini terjadi?

Ini disebabkan karena di dalam penis ada ribuan bahkan jutaan syaraf. Jumlah syaraf yang sangat banyak tersebut menjadikan penis sebagai area yang sangat sensitif dan menjadi terangsang ketika disentuh. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, vakum pembesar penis bekerja dengan meregangkan jaringan penis. Ada kemungkinan besar peregangan tersebut menimbulkan kerusakan syaraf di dalam penis. Tentu saja hal ini berbahaya karena tidak hanya menghilangkan sensitivitas penis, tetapi juga syaraf – syaraf di penis. Jika syaraf tersebut rusak, penis akan mengalami mati rasa dan bahkan sama sekali tidak bisa merasakan sentuhan. Tentu sangat mengerikan bukan?

Saluran Kencing dan Sperma

Di bagian dalam batang penis memiliki saluran kemih dan sperma yang bekerja sesuai dengan nama saluran itu. Saluran kemih atau saluran kencing berfungsi untuk mengeluarkan urin sedangkan saluran sperma merupakan jalan keluar bagi sperma ketika melakukan penetrasi dan pembuahan. Ternyata saluran tersebut juga bisa rusak karena pemakaian vakum pembesar penis. Bahkan ada potensi terjadinya pendarahan di dalam penis. Jika hal itu sampai terjadi, tentu saja ada banyak gangguan kesehatan yang dapat dialami mulai dari infeksi hingga yang paling buruk adalah terkena kanker

Iritasi

Alat vakum pembesar penis saat bekerja tentu juga akan ikut menarik kulit yang membungkus penis. Kulit tersebut akan ikut meregang. Jika demikian, ini berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit. Jika terjadi iritasi di kulit di sekitar penis, hal ini tentu akan menjadi masalah besar untuk pihak pria maupun pasangannya ketika melakukan hubungan intim. Ketika penis iritasi, Anda dapat merasakan sakit dan perih karena iritasi tersebut. Hal ini tentu akan mengurangi kenikmatan dari aktivitas seksual yang seharunya merupakan hal paling memuaskan yang dilakukan.

Tidak hanya itu saja, kulit yang mengalami iritasi juga dapat menjadi jalan masuknya bakteri ke dalam jaringan penis. Jika hal itu terjadi, maka akan terjadi infeksi di kulit dan bisa menyebar serta masuk ke jaringan di dalam penis. Lebih parahnya, kemungkinan ini akan bertambah jika vakum pembesar penis yang digunakan tidak higienis

Terbuat Dari Bahan Berbahaya

Jika Anda menggunakan produk vakum pembesar penis yang kurang tepat, ada kemungkinan besar jika produk itu terbuat dari bahan yang kualitasnya rendah. Bahan yang tidak berkualitas berpotensi menimbulkan banyak masalah serius untuk kesehatan. Tidak hanya masalah iritasi, kanker juga bisa muncul karena pengaruh bahan yang digunakan untuk bahan dasar pembuatan alat vakum yang digunakan.

Itulah beberapa dampak negatif dari penggunaan vakum pembesar penis. Jika ingin mencari cara yang lebih aman untuk membesarkan penis, maka sebaiknya gunakan cara – cara tradisional dan bahan herbal. Salah satu bahan yang diketahui dapat membantu memperbesar penis secara alami adalah minyak lintah dan minyak ular. Namun jika Anda alergi atau kurang yakin menggunakan minyak tersebut karena meragukan keasliannya, gunakan teknik lain seperti pemijatan, senam kegel, dan teknik peregangan

Sekedar informasi, ukuran rata – rata lubang organ intim wanita adalah 2 cm sedangkan panjang liang organ intim tersebut hanya sekitar 10 cm. Selain itu area paling sensitive dari vagina hanya 3 cm dari mulut vagina. Ini berarti, Anda tidak harus mempunyai ukuran penis yang besar hanya demi memuaskan pasangan Anda

Ukuran alat vital pria yang normal atau bahkan kecil sebenarnya tetap dapat memberikan pengalaman seks yang hebat. Selain itu, ada banyak gaya berhubungan suami istri yang dapat dicoba untuk memuaskan pasangan. Bagi para pria, Anda sebaiknya mencoba menguasai dan memperdalam gaya – gaya bercinta tersebut sehingga pasangan mendapatkan pengalaman baru dan kejutan setiap kali berhubungan intim dengan Anda. Hal yang terpenting dalam seks, kondisi tubuh juga wajib selalu prima. Oleh sebab itu terapkan pola hidup sehat dan jaga pola makan serta lakukan olahraga secara rutin

Simpan


Anda Serius Ingin Memperbesar Penis Anda?, Ingin membuat penis menjadi lebih keras? Ingin tampil lebih percaya diri di depan Istri?
Silahkan Klik
Disini
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*